Ed Khan
Ed Khan

Edi Subkhan, lahir di Gorbogan, 3 September 1981. Menyelesaikan pendidikan dasar di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Selojari 1, Klambu, Grobogan dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) YASI, Brati, Grobogan. Kemudian melanjutkan ke Sekolah Menengah Atas (SMA) di SMAN 1 Tahunan, Jepara. Pada tahun 2002 belajar di Jurusan Kurikulum dan Teknologi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Semarang (Unnes), kemudian pada 2008 studi lanjut di Jurusan Teknologi Pendidikan  program pascasarjana (S2) Universitas Negeri Jakarta (UNJ).

Pendidikan non-formalnya diperoleh dari Pondok pesantren Al-Mubarok, Tahunan, Jepara (ketika masa SMA), serta beberapa pelatihan dalam bidang jurnalistik dan penelitian ketika kuliah S1. Selain itu pada 2008 sempat mengikuti extension short course filsafat selama satu semester di Sekolah Tinggi Filsafat (STF) Driyarkara dengan tema “Ruang Publik”.

Sejak mahasiswa aktif di organisasi mahasiswa dan penalaran ilmiah. Pernah menjadi anggota Badan Penerbitan dan Pers Mahasiswa (BP2M) Unnes dan Ketua Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Penelitian Unnes (2005-2006), juga aktif di beberapa komunitas intelektual yang ia dirikan bersama kawan-kawannya semasa mahasiswa, antara lain adalah Komunitas Pendidikan untuk Masa Depan dan Komunitas Embun Pagi (Semarang). Beberapa artikel ringannya dalam tema pendidikan, politik dan kebudayaan pernah dimuat di harian lokal Suara Merdeka, Jawa Pos, Wawasan, dan Kompas Jawa Tengah.

Minat intelektualnya terutama adalah pedagogi kritis (critical pedagogy) yang meluas pada kajian kurikulum (curriculum studies), cultural studies, critical media studies, dan tentu saja teknologi pendidikan perspektif kritis (critical educational technology) yang merupakan latar akademik resminya. Dalam bidang kajian teknologi pendidikan sedang mencoba untuk mengenalkan dan membangun teknologi pendidikan perspektif kritis dan juga kajian cybereducation di Indonesia.

Aktivitas yang dilakukan pada 2007 sampai sekarang adalah sebagai pegiat pendidikan di Koalisi Pendidikan, Sekolah Tanpa Batas (STB), Kelompok Kajian Kutural dan Pedagogi, Darmaningtyas Institute of Education and Globalization Studies (Digest), dan Komunitas Diskusi Psikoanalisis. Pada beberapa organisasi tersebut bidang kerjanya adalah sebagai penulis, editor, asisten peneliti, fasilitator pelatihan, atau sekadar pegiat aktif saja. Sejak tahun 2011 ikut menjadi sebagai pendidik di Jurusan Kurikulum dan Teknologi Pendidikan, Universitas Negeri Semarang (Unnes), anggota tim penyunting Jurnal Edukasi Fakultas Ilmu Pendidikan, Unnes, dan anggota Centre for Demoracy, Multiculturalism and Character Building (Culderac), Unnes, anggota tim penyunting Indonesian Journal of Curriculum and Educational Technology Studies.

Pernah menulis buku bersama Darmaningtyas dan I. Fahmi-Panimbang berjudul “Tirani Kapital dalam Pendidikan: Menolak UU BHP (Undang-Undang Badan Hukum Pendidikan)” (Pustaka Yashiba, 2009), buku lain yang ditulis bersama Darmaningtyas adalah “Manipulasi Kebijakan Pendidikan” (Resist Book, 2012), menulis artikel berjudul “Pedagogi Kritis dalam Teknologi Pendidikan” untuk disertakan dalam buku antologi pedagogi kritis editan Prof. H.A.R. Tilaar dkk “Pedagogik Kritis: Perkembangan, Substansi, dan Perkembangannya di Indonesia” (2011), editor buku “Utang dan Korupsi Racun Pendidikan” (oleh Darmaningtyas, 2008), dan “Sekolah Harapan, Sekolah Bebas Korupsi” (oleh Bambang Wisudo, Ade Irawan dkk, 2011). Sekarang sedang menyiapkan buku tentang pedagogi kritis dan pengantar teknologi pendidikan perspektif paradigmatik dan multidimensional.

Selain itu juga relatif aktif menulis untuk keperluan diskusi, seminar dan majalah atau jurnal, antara lain adalah “The Polarization of the Post-New Order Indonesian Educational Ideology”, paper dipresentasikan pada The First International Graduate Student Conference, di Universitas Gadjah Mada (UGM), 1-2 Desember 2009; “The Ethics and Socio-cultural Analysis of ICT for Educational Practice in Indonesia”, paper dipresentasikan pada Seminar Internasional Integrating Technology into Education, di Universitas Terbuka, 17-18 Mei 2010; “Mempertanyakan Orientasi World Class University”, paper dipresentasikan dalam seminar nasional “Strategi Menuju World Class University Pasca Putusan MK atas UU BHP” di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), 30 Oktober 2010; “Tantangan dan Hambatan Pelaksanaan Hak Atas Pendidikan Dasar di Indonesia”, paper dipresentasikan dalam “Workshop tentang Hak Atas Pendidikan Dasar tahun 2010” oleh Ditjend HAM dan Kedubes Perancis, 8 November 2010; dan “Mencari Makna Pendidikan Dasar”, paper dimuat pada jurnal “Dinamika Pendidikan”, Volume1, Nomor 1, Juni 2010, (hlm. 37-56).

Hobi yang digeluti adalah membaca, menulis, jalan-jalan, menonton film, teater, dan menghadiri forum-forum intelektual dan budaya. Selain itu juga sesekali membuat sketsa, ilustrasi dan desain grafis sederhana. Sehari-hari dapat dihubungi via email pada: edi_subkhan@yahoo.com.

 

3 thoughts on “Tentang Saya

  1. Congratulations!
    Re: “Desain Pembelajaran: Sistem Pendidikan Nasional” dan “Kawasan Teknologi Pendidikan”
    You have come a long way since SD…. I’m proud of you… 🙂
    Semoga Sukses Terus!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s