Beidowi

Beidowi namanya. Bukan Baedowi, Baedlowi, ataupun Baidlowi. Tak jelas apakah penulisan namanya memang sudah seperti itu sejak lahir, atau salah tulis ketika membuat surat kelahiran. Dari namanya bisa ditebak ia seorang Muslim. Lahir di Pontianak belasan tahun lalu, ia mengaku sejak kecil belajar agama dari Ustadz di kampungnya. Tak heran jika di kelas Pendidikan Agama … Lanjutkan membaca Beidowi

Kebijakan Pendidikan Berbasis Riset

Oleh Edi Subkhan*   Muhajir Effendi, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) pengganti Anies Baswedan, baru beberapa hari dilantik ia sudah meneguhkan stigma ganti menteri ganti kebijakan dengan mengajukan gagasan full day school, sekolah gotong royong, dan lainnya. Tradisi “membuat gebrakan” ini agaknya dipacu oleh motivasi agar dikenal sebagai menteri yang punya karya. Terlebih di era … Lanjutkan membaca Kebijakan Pendidikan Berbasis Riset

Sekoci untuk Kapal Rusak

Analisis kritis kebijakan Legitimasi hukum dari Program Pendidikan Profesi Guru Prajabatan adalah Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 87 tahun 2013 tentang Program Pendidikan Profesi Guru Prajabatan, sebelumnya diatur oleh Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 9 tahun 2009 tentang Program Pendidikan Profesi Guru Prajabatan. Dasar pemikiran dan alur logika lahirnya Pendidikan Profesi Guru (PPG) jika … Lanjutkan membaca Sekoci untuk Kapal Rusak

Ketika Pendidikan Indonesia Terdikte PISA

Ketika hasil pemeringkatan dari Programme for International Student Assessment (PISA) dikeluarkan pada 3 Desember 2013, dan Indonesia berada di peringkat nomor 2 (dua) dari bawah, banyak pihak menyalahkan Pemerintah dengan menunjukkan bahwa inilah hasil dari pendidikan yang diselenggarakan oleh Pemerintah. Yakni pendidikan yang tidak mengasah dengan baik kemampuan nalar anak didik dalam matematika, membaca, dan … Lanjutkan membaca Ketika Pendidikan Indonesia Terdikte PISA

Dari subject matter menuju tematik yang estetis

Ketika saya pesan ayam goreng di sebuah warung makan di Gg. Pete (Sekaran), tiba-tiba saya dapat inspirasi berdasarkan pada soal kuliah. Waduh, pengen rasa-rasanya saya segera menuliskannya, tapi apa boleh buat, sudah telanjur pesan ayam goreng ya harus menghabiskannya dulu. Begini ceritanya: pada pendekatan sistem (system approach) yang dibawa untuk merumuskan kurikulum dan desain pembelajaran … Lanjutkan membaca Dari subject matter menuju tematik yang estetis

Mengapa Meninggalkan Kelas?

Dengan prinsip bahwa: kalau sudah tidak ada hasrat untuk belajar, jangan paksa seseorang untuk belajar, maka saya seringkali walk out alias meninggalkan kelas. Bisa jadi saya dikira marah, tidak punya gagasan di kelas, dan secara administratif dinilai sebagai tidak profesional mengajar. Anggapan tersebut sah-sah saja, namun tentu saja aksi walk out tersebut bukan tanpa konteks, … Lanjutkan membaca Mengapa Meninggalkan Kelas?

Lalu Apa Setelah Dead Poet Society?

Kita tidak membaca dan menulis puisi sebab hal itu terlihat manis & menggemaskan. Kita membaca dan menulis puisi sebab kita merupakan bagian dari umat manusia. Dan umat manusia dipenuhi dengan gairah. Kedokteran, hukum, bisnis, teknik, itu semua adalah pekerjaan yang mulia dan diperlukan untuk mempertahankan hidup. Tapi puisi, kecantikan, asmara, cinta, berguna bagi kita untuk … Lanjutkan membaca Lalu Apa Setelah Dead Poet Society?